
Asalamualaikum wR wBTips ini bisa dipakai jika keadaan dompet tipis, bokek. Boleh juga yang masih belajar korek harian, kan banyak salahnya tuh. Biasanya ganti ring piston harus satu set dengan piston. Ini boleh ganti ring saja. Tentu ada tekniknya, ya pakai taktik irit.
Silakan beli diameter ring piston di atasnya, jika ring piston masih berbunyi sedang-sedang saja, pakai yang oversize
satu tingkat di atasnya. Misalnya saat ini menggunakan piston standar,
yang ditebus oversize 0.25 mm. Jika sudah pernah oversize 0,25 mm
gunakan yang 0,50 mm. Beda lagi bila kompresi sudah bocor, pasti juga berisik, dia maunya dua tingkat lebih besar dari yang dipakai sekarang.
“Tidak bisa langsung
pasang. Harus ada tata kramanya. Maksudnya ujung-ujung ring harus dipapas jitu agar bisa masuk
dalam diameter silinder. “Ukurannya tidak pasti, harus mengikir pelahan
ujung ring dan sesekali dicoba pada diameter silindernya. Pokoknya
sampai masuk.
Jika
telah pas pada lingkaran silinder dan ujungnya bertemu, ya sudah,
ciuman saja di situ, hehe. Maksdunya dikikir lagi ujungnya dengan
memberi celah sekitar 0,05 mm sampai 0,1 mm. Celah tersebut untuk
memberi toleransi pemuaian material ring piston dalam kondisi mesin
panas. Makin besar celahnya, maka masa inreyen lebih singkat, begitu
sebaliknya. Tapi kalau celahnya kelebihan, ya bocor. Eh hampir lupa di blog ini malah sempat menulis alat pemotong ring piston. Nah baca ini;Bikin Alat Papas Ring Seher.
Sekadar tahu saja dan supaya selalu ingat, rata-rata gap antara piston dan dinding silinder 0,4
mm, lebih dari itu pasti akan berkurang tekanan kompresinya. Makanya
selalu diingatkan agar ganti ring dan piston satu set. Hasilnya yang
kaya pedagang suku cadang, pabrikan penghasil genuine part dan
after market. Tapi kalau teliti dengan pengerjaan tadi daya tahannya
juga lumayan panjang. Ya, tiga bulan sampai 4 bulan sih cukup sembari
cari dana untuk beli piston satu set.
Tapi
ingat ya, untuk ring 4-tak, alur alias got ring pistonnya tidak ada
stopper atau pin-nya, sehingga tiap ujung ring rata. Beda dengan ring
2-tak, got ring pistonnya di lengkapi stopper atau penahan agar ring
nggak keluyuran. Maka desain ujung ring pistonnya seperti ada coakan.
“Harus dua kali kerja, pertama kikir bagian terluarnya, setelah itu baru
bagian kedua atau yang menyentuh stoper, ukuran papasannya sama. Maka
harus lebih teliti mengerjakannya.
Lebih baik pakai ring piston ori
alias asli. Kalau orisinal kualitasnya jaminan mutu. Pakai imitasi,
selain inreyennya lama. Meskipun bentuknya kecil dan tipis, ring piston
merupakan bagian yang terus-menerus menerima friksi dari gerak naik
turun piston. Kalau pakai imitasi pasti akan sering macet.
semoga berguna
semoga berguna
Tidak ada komentar:
Posting Komentar